Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 468x60
Berita Daerah

Miris, Lamar Provider di Kebun Bah Jambi PTPN IV Dipungli 10 Juta

×

Miris, Lamar Provider di Kebun Bah Jambi PTPN IV Dipungli 10 Juta

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Since24News.com|Simalungun – Sejumlah Tenaga Provider yang dipekerjakan oleh Pihak Ketiga sebagai petugas Pengamanan di Unit kebun Bah Jambi PTPN IV mengeluh karena Ketika melamar pihak Perusahaan diduga melakukan tindakan pungutan liar (Pungli) senilai 10 Juta Rupiah kepada setiap Pelamar jika ingin dipekerjakan.

Beberapa Tenaga Provider yang bermohon identitasnya tidak disebutkan memberikan pengakuan jika sebelum diterima menjadi pekerja jangka waktu harus memberikan uang senilai 10 Juta Rupiah.

“Aku masuk kesitu jadi Provider Bah Jambi waktu itu aku kasih 10 Juta Rupiah, kalau sekarang sudah naiklah sekitar 12 Juta Rupiah,” ungkap salah seorang Provider memberi pengakuan.

Beberapa Provider yang berhasil ditanyai bahwa untuk memuluskan masuk kerja mereka harus memberikan uang melalui Danton ataupun tenaga Admin Perusahaan pihak Ketiga atas nama Bowo.

“Memberinya melalui Danton atau Admin Bowo,” kata Provider tersebut.

Tindakan pungli di lingkungan PTPN IV yang dilakukan oleh Perusahaan pihak ketiga sebagai penyedia tenaga Provider diduga kuat juga atas hasil konspirasi antara Oknum Manajemen kebun Bah Jambi dengan pihak Rekanan.

“Bisa jadi tau lah kalau dugaan kami ada juga Oknum kebun Bah Jambi yang ikut menerima dari uang yang dikutip itu,” ucap Provider tersebut.

Vencent Nadeak selaku SDM Unit Kebun Bah Jambi PTPN IV Ketika dikonfirmasi apakah pungli yang dilakukan oleh Perusahaan rekanan tersebut merupakan kesepakatan dengan pihak kebun Bah Jambi. Vincent menjawab dengan kalimat ketus.

“Ada buktinya aku?” jawab SDM tersebut melalui pesan aplikasi Whatsapp, Selasa (8/7/2025).

Selanjutnya Ketika diminta tanggapannya selaku salah satu Pejabat unit kebun Bah Jambi, dirinya mengatakan hal tersebut tidak benar.

“Tanggapan kami hal tersebut tidak benar pak, dan tdk ada arahan dari perusahaan seperti itu,” jawab Vincent.

Vincent mengatakan jika hal tersebut benar maka akan ada tindakan.

“Yg menerima pungli dan yg memberikan pungli aku ditindak pak,” tulis SDM tersebut di pesan Whatsappnya.

Bowo selaku Admin yang disebut-sebut salah satu pihak yang menerima uang dugaan pungli tersebut mengatakan bahwa hal tersebut telah menyinggung nama baik perusahaannya.

“PTPN IV maupun PT JWM tidak membenarkan adanya pungutan liar untuk pemasukan security, apabila benar terbukti maka tidak akan diluluskan,” jawab Bowo.

Adanya dugaan pungli terhadap Provider yang dipekerjakan menurut berbagai kalangan sangat berpengaruh dengan kinerja dan capaian hasil panen unit kebun Bah Jambi ke depannya. (Snc)