Since24News.com|Palas – Lansia bernama Irfan (60) warga Desa Batang Pane III, Kecamatan Halongonan Timur, Padanglawas ditemukan meninggal dunia usai hanyut di sungai Barumun.
Korban ditemukan dalam posisi mengapung di aliran sungai Barumun Desa Paran Tonga Kecamatan Huristak, Kabupaten Padanglawas.
Kapolres Padanglawas AKBP Dodik Yuliyanto,S.I.K melalui Kapolsek Barimun Tengah AKP Rahmad Saleh Nainggolan, Senin (15/12/2025), membenarkan penemuan korban hanyut.
Dikatakan, pencarian terhadap korban telah dilakukan selama dua hari. Korban ditemukan dengan kondisi sudah membusuk.
Kata Rahmad Saleh, korban pergi dari rumahnya,Jumat (12/12/2025) sekira pukul 11.00 WIB menggunakan sepeda motor.
Namun, hingga larut malam, korban tidak pulang ke rumah sehingga keluarga merasa cemas dan mencoba melakukan pencarian di sekitar rumah.
Karena tidak ketemu, keluarga melanjutkan pencarian dan mendapat informasi bahwa sepeda motor korban terparkir di jembatan Huristak sejak Jumat (12/12/2025).
Menurut Kapolsek, sebelum hanyut di sungai barumun, korban dilihat seorang warga Desa Huristak Aspan Nasution, sedang duduk ditepi jembatan dengan posisi sepeda motornya terparkir di dekatnya.
“Menurut pengakuan keluarga, korban ada mengidap penyakit dan sering merasa linglung,” kata Kapolsek.
Rahmad Saleh menambahkan, penemuan jasad korban bermula dari kecurian warga melihat dua ekor biawak sedang memakan sesuatu. Saat didekati, saksi melihat teryata kedua biawak memakan jasad korban.
Dengan seketika, mereka memanggil warga lainnya untuk mengambil peralatan guna evakuasi korban untuk diangkat dari aliran sungai barumun ke jalan umum.
Selanjutnya jasad korban diserahkan ke pihak kepolisian untuk berkoordinasi dengan Puskesmas Trans Batang Pane III untuk dilakukan visum.
“Korban telah diserahkan ke pihak keluarga di Desa Trans Batang Pane III Kecamatan Halongonan, untuk dikebumikan di desanya,” tutup AKP Rahmad Saleh. (Snc)











