Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita DaerahPeristiwa

Cuaca Ekstrim, Kapal Nelayan Batu Bara Karam 1 ABK Hilang

×

Cuaca Ekstrim, Kapal Nelayan Batu Bara Karam 1 ABK Hilang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kapal Nelayan karam diterjang ombak.

Since24News.com|Batu Bara – Kapal Nelayan penangkap Ikan jenis jaring gembung yang mengangkut 10 ABK dihantam ombak besar dan angin kencang hingga karam pada Minggu (23/11/2025). Peristiwa terjadi di perairan Batu Bara, Kawasan Biruk Merah, kecamatan Tanjung Tiram. Sembilan Orang ABK selamat sementara 1 orang lainnya dikabarkan masih hilang hingga saat ini.

Koordinator Lapangan TRC BPBD Kabupaten Batu Bara, Eka Rahman, menjelaskan para nelayan tersebut merupakan penangkap ikan jenis jaring gembung. Insiden terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat kapal diduga terbalik dan karam akibat angin kencang dan ombak besar.

“Dari 10 ABK, sebanyak 9 orang berhasil menyelamatkan diri dan terdampar di pesisir Pantai Desa Guntung, Kecamatan Nibung Hangus. Namun, satu ABK dinyatakan hilang dan masih akan dilakukan pencarian hari ini,” ujar Eka, dilansir Senin (24/11/2025).

Eka Rahman menuturkan pencarian 1 orang nelayan yang jatuh ke laut sore kemarin, dilakukan melalui penyisiran jalur darat dengan berjalan kaki di sepanjang bibir Pantai Guntung mengarah ke Bagan Batak sepanjang kurang lebih 3 km hingga pukul 23.45 WIB.

“Ini kami lakukan mengingat cuaca kurang bagus untuk melakukan pencarian melalui jalur laut. Namun sampai saat ini korban belum ditemukan. Hari ini kami lanjutkan kembali pencarian di laut menggunakan perahu karet LCR bersama tim Basarnas TBA dan Pol Airud,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Lingkungan III Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Juanda Nasution, membenarkan adanya seorang ABK yang hilang dan merupakan warganya.

“Sampai saat ini Mukhlis alias Ucok Babe, 65 tahun, warga Lingkungan III Kelurahan Labuhan Ruku, belum ditemukan,” ujar Juanda.

Pihak keluarga korban tampak histeris setelah menerima kabar bahwa Mukhlis belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh BPBD bersama nelayan setempat serta warga sekitar. (Snc)