Since24News.com|Batam – Kasus dugaan perundungan terjadi di sekolah swasta Yehonala di kawasan Sei Panas, Batam Kota, pada Kamis (16/4/2026). Korban merupakan siswa kelas 3 SD berinisial AH, yang diduga menjadi korban kekerasan oleh seorang pelajar SMA berinisial J.
Peristiwa tersebut terjadi di lantai dua sekolah saat korban sedang bermain bersama teman-temannya. Berdasarkan keterangan orang tua korban, Inka, insiden bermula ketika pelaku menanyakan keberadaan kakak korban yang berinisial AK.
“Pelaku bertanya di mana kakaknya, lalu anak saya menjawab tidak tahu. Tapi pelaku menyuruh anak saya untuk mencari kakaknya dengan nada memaksa,” ujar Inka.
Namun, lanjutnya, korban menolak permintaan tersebut. “Anak saya menjawab tidak mau, bahkan sempat mengatakan ‘kamu kan punya kaki dan tangan, kamu cari sendiri lah’,” katanya.
Penolakan itu diduga memicu pelaku melakukan tindakan kekerasan. Inka menyebut, anaknya didorong pada bagian belakang kepala hingga mengalami mimisan.
“Setelah itu pelaku mendorong belakang kepala anak saya sampai keluar darah dari hidung atau mimisan,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, saat korban menangis akibat kejadian tersebut, pelaku diduga sempat merekam video korban. Beberapa teman korban yang berada di lokasi sempat menegur pelaku.
“Ada teman-temannya yang melihat dan sempat bilang ‘jangan digituin’, bahkan ada yang berkata ‘dia sudah menangis, kamu apakan dia’,” jelas Inka.
Tak lama setelah kejadian, kakak korban, AK, datang ke lokasi. Namun, pelaku diduga berpura-pura tidak mengetahui kejadian tersebut.
“Ketika kakaknya datang, pelaku malah pura-pura bertanya, ‘kenapa adikmu kok dia menangis’, padahal dia sendiri yang membuat anak saya menangis,” ujar Inka.
Ia juga menyebutkan bahwa terdapat tiga orang saksi yang melihat langsung kejadian tersebut, dan salah satu di antaranya telah memberikan keterangan.
Pihak keluarga berharap kejadian ini mendapat perhatian serius dari pihak sekolah dan dapat ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku, agar tidak terulang kembali di kemudian hari. (Snc)











