Since24News.com|Simalungun – kabar dugaan tindakan pungutan liar (Pungli) yang terjadi di lingkungan PTPN IV dalam penerimaan tenaga Provider mencuat pasca pengakuan beberapa pekerja kepada Since24News.com.
Beberapa tenaga Provider yang saat ini telah bekerja sebagai Pengaman aset kebun unit Bah Jambi PTPN IV mengaku bahwa saat proses penerimaannya mereka dimintai uang sejumlah 10 Juta Rupiah per orang.
“10 Juta bang aku dimintai waktu mau masuk itu,” aku salah seorang tenaga Provider baru-baru ini.
Dikatakannya juga bahwa uang senilai 10 juta tersebut merupakan pelicin untuk memudahkannya masuk sebagai Pekerja antar waktu di unit kebun Bah Jambi.
“10 Juta kukasi bang melalui Bowo Admin Perusahaan ada juga yang melalui Danton,” kata Provider yang meminta identitasnya untuk dirahasiakan.
Ketika ditanya apakah ada keterlibatan Oknum Petinggi unit kebun Bah Jambi dalam dugaan tindakan pungli tersebut.
“Kalau itu gak bisa kupastikanlah bang, tapi bisa jadi mereka (Oknum) tau,” ungkapnya.
Selanjutnya, beberapa Orang tenaga Provider tersebut meminta agar Dirut PTPN IV turun tangan memeriksa terkait sistem penerimaan tenaga Provider di kebun Bah Jambi beberapa penerimaan terakhir.
“Kami harap Dirut turun tangan dan melakukan pemeriksaan, bila perlu ditanyai beberapa Provider terkait penerimaan beberapa kali terakhir ini, bila perlu rekening Oknum-Oknum yang diduga terlibat, termasuk Admin perusahaan penyedia rekanan dan Danton, demi menghentikan praktik pungli ini,” ungkapnya.
Terpisah, Bowo selaku Admin Perusahaan penyedia Provider di unit kebun Bah Jambi, menampik adanya pungli di lingkungan perusahaannya.
“Oke bang buktikan aja, kalau tidak terbukti saya akan buat laporan pencemaran nama baik,” jawab Bowo dengan nada terkesan mengancam.
Sebaliknya Reza Siregar selaku Manajer unit Kebun Bah Jambi ketika ditanyai terkait praktik pungli tersebut mengatakan saat ini belum ada penerimaan Provider.
“Sampai saat ini kebun Bah Jambi belum ada penerimaan Provider bang,” kata Reza dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/72025). (Snc)









