Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita Daerah

Pegawai Puskesmas Ajibata Dipungli Demi Setor ke Dinas, Kejari, BPK, Kapus Dipanggil Kadinkes

×

Pegawai Puskesmas Ajibata Dipungli Demi Setor ke Dinas, Kejari, BPK, Kapus Dipanggil Kadinkes

Sebarkan artikel ini
Gbr : Puskesmas Ajibata, kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Since24News.com|Toba – Merasa tidak sanggup lagi menahankan tindakan pungutan liar (Pungli) yang mereka alami, beberapa orang Pegawai Puskesmas Ajibata, kecamatan Ajibata, kabupaten Toba, Sumatera Utara, mendatangi media ini dan menyampaikan keluhan atas tindakan Kepala Puskesmas (Kapus) serta Penanggungjawab Program yang ada di Puskesmas tersebut.

Kapus Ajibata dr. Siti Sumarni Sianturi melalui Penanggungjawab program diduga kuat telah melakukan praktik pungutan liar (pungli) dengan sengaja kepada seluruh Pegawai Puskesmas Ajibata sebesar 25 persen dari jumlah dana yang diterima per Tri Wulan (TW) atas uang perjalanan ke lapangan/Desa yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

Mirisnya, pungli tersebut dilakukan dengan dalih setoran ke Dinas Kesehatan Toba, Kejari Toba, BPK. “Kita tidak tau apa memang betul pungli itu mau diserahkan ke Dinas, Kejari, BPK, tapi itulah alasan uang itu diminta dari kami sebesar 25 persen dari jumlah keseluruhan uang perjalanan yang kami terima per tri Wulan,” kata salah seorang Pegawai Puskesmas Ajibata, Sabtu (27/9/2025).

Para Pegawai yang datang menyampaikan keluhan tersebut pun membeberkan semua tindakan curang dan kekasaran dr. Siti.

“Setiap hari Kamis sudah pulang dia itu ke rumahnya, tapi bisa pulak hari Jumat dan Sabtu ada TL nya, pernah juga cuti dia ke Jakarta tapi lewat 1 minggu masa cutinya tapi TL juga nya,” kata seorang Pegawai lainnya.

“Dia (dr.Siti) itu juga kami anggap kurang beretika karena sering dia kasar sama kami, dari segi bicara pun tidak beretika lah, ngerilah bang kalau abang baca pembicaraan kami di WA grup UPT Puskesmas Ajibata, seperti tidak manusialah dianggapnya orang,” ucap Pegawai yang ingin identitasnya dirahasiakan sembari memperlihatkan pembicaraan grup yang dimaksud.

Sebelumnya Ketika dikonfirmasi media ini atas kebenaran informasi yang diperoleh, dr. Siti tidak memberikan tanggapan. Pasca terbitnya berita terkait dugaan praktik pungli di Puskesmas Ajibata, Kapus tersebut pun berkomentar.

“Semua itu tidak benar, saya juga bekerja sesuai peraturan yang ada,” bilang dr. Siti, Selasa (30/9/2025).

Kepala dinas Kesehatan (Kadinkes) kabupaten Toba dr. Freddi Sibarani Ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan praktik pungli di jajaran binaannya mengatakan akan memanggil Kapus yang bersangkutan pada hari ini (Rabu, 1/10/2025).

“Terimakasih Pak, semoga yang bersangkutan bisa menjelaskan semua ini, besok beliau saya panggil ke Dinkes untuk memberikan klarifikasi,” ungkap Freddi melalui keterangan tertulisnya.

Para Pegawai Puskesmas Ajibata yang diduga telah mengalami tindakan pungli berharap kasus ini dapat segera diusut oleh pihak Pemerintahan Kabupaten Toba dan jajaran Hukum yang ada di Indonesia.

“Kami harap ini jadi perhatian Bupati dan Wakil Bupati supaya benar-benar mengetahui bagaimana Jajarannya dan kami juga berharap kasus ini segera diusut oleh pihak hukum yang ada di Negara ini,” harap para Pegawai tersebut. (Snc)