Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 468x60
Berita Daerah

Pelaksanaan Kegiatan PKM Dosen Universitas Murni Teguh PSDKU Pematangsiantar, ‘Pendampingan IRT Bah Biak,Implementasi Teknologi Digital’

×

Pelaksanaan Kegiatan PKM Dosen Universitas Murni Teguh PSDKU Pematangsiantar, ‘Pendampingan IRT Bah Biak,Implementasi Teknologi Digital’

Sebarkan artikel ini
Gbr : Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Universitas Murni Teguh Pematangsiantar.

Since24News.com|Pematangsiantar – Pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Sarida Sirait, S.E., M.Si., Richard Berlien S.Kom., M.M., dan Eka Pratiwi S Parapat, M.Si di Desa Bah Biak, Kecamatan Sidamanik, dimaksudkan untuk memberi kontribusi nyata terhadap pengembangan perekonomian desa melalui program pemberdayaan warga. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih enam bulan, dengan agenda sosialisasi mulai digelar pada bulan Juni 2025, serta melibatkan kerja sama dengan Bapak Indra Syaputra Sinaga selaku Pangulu (kepala desa) yang aktif mendukung kelancaran program. Desa Bah Biak yang berada di wilayah pedesaan dengan potensi ekonomi besar namun belum tergarap optimal dipilih sebagai lokasi penerapan berbagai solusi inovatif dalam tata kelola usaha, khususnya bagi Kelompok  IRT Mandiri Sejahtera yang merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari kalangan ibu rumah tangga setempat.

Sasaran pokok dari program PKM ini adalah meningkatkan kapasitas perekonomian warga Desa Bah Biak melalui dua pendekatan utama, yaitu inovasi teknologi dalam sistem pembukuan yang lebih efektif dan tertata, serta penerapan digitalisasi pada aktivitas penjualan dan pemasaran produk Kelompok IRT Mandiri Sejahtera. Penerapan teknologi dalam pembukuan dirancang agar anggota kelompok lebih mudah mencatat transaksi usaha dengan metode yang lebih mutakhir dan presisi sehingga mengurangi potensi kesalahan perhitungan sekaligus memudahkan proses penilaian kinerja keuangan. Dengan sistem pencatatan yang lebih baik, pengelolaan keuangan kelompok menjadi lebih transparan dan sistematis, sehingga pada akhirnya mampu memperkuat posisi ekonomi mereka di pasar lokal.

Pada saat yang sama, digitalisasi pemasaran produk diposisikan sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar Kelompok IRT Mandiri Sejahtera. Melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, kelompok ini dapat mempromosikan dan menjual produknya tidak lagi terbatas di lingkungan sekitar, tetapi juga secara daring dengan menggunakan berbagai platform e-commerce maupun media sosial yang berpotensi menghubungkan mereka dengan konsumen yang lebih beragam. Strategi ini membuka kesempatan agar produk yang dihasilkan lebih dikenal banyak pihak, meningkatkan volume penjualan, serta menumbuhkan peluang usaha baru yang lebih prospektif di masa mendatang.

Program PKM ini juga memberikan dampak luas bagi warga desa, mahasiswa, maupun dosen yang terlibat. Mahasiswa yang bergabung dalam kegiatan pengabdian memperoleh pengalaman lapangan yang sangat berharga di luar ruang kuliah karena berkesempatan melihat langsung penerapan teori yang dipelajari terhadap kondisi nyata. Mereka ikut terlibat dalam berbagai tahapan, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan masyarakat hingga mendukung penerapan teknologi yang mengubah pola pengelolaan usaha mikro di lapangan.

Di sisi lain, luaran kegiatan dosen berupa rancangan sistem pembukuan digital dan skema digitalisasi pemasaran mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Aktivitas dosen yang dilakukan di luar kampus memberikan sumbangsih besar, bukan hanya dalam menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga menempatkan mereka sebagai agen perubahan yang menghadirkan pengaruh konstruktif bagi kehidupan warga. Penerapan sistem yang disusun para dosen tidak sekadar meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan usaha kelompok, tetapi juga menumbuhkan pemahaman anggota mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi untuk kemajuan bisnis mereka.

Melalui kegiatan pengabdian ini, beragam indikator kinerja utama perguruan tinggi turut terakomodasi. Pengembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan warga menjadi bagian penting dari peran dosen dalam menghasilkan dampak sosial yang nyata dan berkelanjutan. Selain itu, pengalaman yang diperoleh mahasiswa dan masyarakat, serta penggunaan teknologi yang sesuai kebutuhan, menjadi bukti konkret kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat dan peningkatan taraf ekonomi di tingkat desa. (Snc)