Since24News.com|Siantar – Hingga Sabtu (30/3) siang, beberapa merek rokok diduga ilegal masih tersebar di wilayah kota Pematangsiantar dan kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Hal itu terbukti dari beberapa pria yang menikmati (menghisap) rokok ZEEZ, salah satu yang diduga rokok ilegal di sebuah warung.
Pria yang tidak ingin identitasnya tersebut dibeberkan mengatakan, bahwa rokok tersebut didapatkannya dari sebuah warung.
“Rokok sejenis ini ada di warung itu, Saga, ZEEZ, ABS, harganya masih terjangkaulah beda dengan merek rokok lain, katanya gak pakai cukai ya?” ucap Pria tersebut sembari memberitahukan lokasi warung yang dimaksud.
Menurutnya, rokok tanpa Cukai maupun yang menggunakan cukai palsu tersebut saat ini digemari para penikmat rokok aktiv.
“Kalau yang resmi itu kan mahal, sudah 20 ribu keatas bahkan ada yang 30 ribu, jadi kehadiran rokok seperti ZEEZ ini sangat membantulah, rasanya juga lumayan,” bilang Pria ini.
Salah seorang warga kota Siantar yang mengetahui peredaran rokok ilegal tersebut mengatakan bahwa sulit untuk memberantas adanya rokok ilegal.
“Kalau adapun yang dirazia kan bukan jaminan bahwa rokok rokok itu tidak beredar lagi kan, karena informasinya ada beberapa oknum juga yang bermain di dalamnya,” beber warga tersebut.
Salah seorang eks karyawan distributor rokok ilegal di wilayah Siantar Simalungun mengaku bahwa saat dirinya bekerja di Perusahaan tersebut, berkoordinasi dengan beberapa oknum Aparat.
“Ada seorang Pria yang menjadi Bosnya marganya Siregar, pernah tinggal di Simpang Kerang, kecamatan Siantar Martoba, dia inilah pengedar rokok ilegal di wilayah Siantar-Simalungun, sekarang aku gak tau dia masih tinggal disitu atau tidak,” ucap pria eks karyawan rokok ilegal itu.
Diduga demi memuluskan bisnis rokok haramnya, selama ini Siregar memberikan sesuatu kepada beberapa oknum Aparat agar tidak tertangkap.
Pihak Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Pematangsiantar dan Simalungun belum berhasil dikonfirmasi terkait maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah tugasnya. (dy|Snc)











