Since24News.com|Simalungun – Suasana duka dan penghormatan menyelimuti rumah almarhum Walnayan Purba (53) di Nagori Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Senin 9 Februari 2026. Kepergian Pangulu Nagori Hinalang tersebut meninggalkan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat yang mengenalnya sebagai pemimpin yang dekat dan berdedikasi.
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, hadir langsung melayat ke rumah duka didampingi Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora serta sejumlah pimpinan perangkat daerah. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Simalungun itu menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus empati Pemerintah Kabupaten Simalungun kepada almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
Almarhum Walnayan Purba menjabat sebagai Pangulu Nagori Hinalang sejak tahun 2016 dan telah mengabdikan diri selama kurang lebih 10 tahun atau dua periode kepemimpinan. Ia menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan akibat sakit di Rumah Sakit Rondahaim Saragih, Pamatang Raya.
Dalam suasana penuh keharuan, Bupati Simalungun menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya sosok pemimpin desa tersebut.
“Atas nama keluarga dan Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhum Walnayan Purba. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian almarhum selama menjabat sebagai pangulu. Menurutnya, Walnayan Purba dikenal sebagai pribadi yang baik, dicintai masyarakat, serta meninggalkan teladan melalui keluarga dan anak-anaknya yang berbakti.
Perwakilan keluarga, Maruli Purba, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Simalungun dan seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Maruli juga mengungkapkan bahwa semasa hidupnya, almarhum memiliki keinginan besar untuk memperbaiki akses jalan menuju Nagori Hinalang sebelum memasuki masa purna tugas. Keinginan tersebut menjadi kenangan sekaligus harapan yang ditinggalkan almarhum bagi masyarakat desanya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dr. Jr. Saragih yang juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya almarhum. Kepergian Walnayan Purba menjadi kehilangan besar bagi Nagori Hinalang dan Kabupaten Simalungun. (Snc)











