Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 468x60
Berita Daerah

Ketua ILAJ Cap Wali Kota Pematangsiantar Banyak Cakap

×

Ketua ILAJ Cap Wali Kota Pematangsiantar Banyak Cakap

Sebarkan artikel ini
GbFawer Sihite Ketua ILAJ cap Wesly Silalahi banyak cakap.

Since24News.com|Pematangsiantar – Kritikan pedas untuk Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi datang dari Fawer Sihite Ketua Institute Law and Justice (ILAJ). Tidak tanggung-tanggung Wesly Silalahi pun dicap sebagai Wali Kota banyak cakap alias Pembual.

Hal itu dikatakan Fawer berkaitan dengan kinerja Pembangunan dan pengelolaan Stadion Sangnaualuh tidak sesuai dengan janji politik Wesly saat mengkampanyekan dirinya menjadi Calon Wali Kota Pematangsiantar.

“Banyak cakap. Rencana pembangunan dan pengelolaan Stadion Sangnawaluh, sampai saat ini belum menunjukkan konsep yang jelas dan terukur,” kesal Fawer mengemukakannya ke media ini, Jumat (10/04/2026) siang.

Fawer menambahkan, berbagai pernyataan yang disampaikan sebelumnya oleh Wesly ke hadapan publik, belum diikuti dengan grand design yang konkret. Baik dari sisi perencanaan teknis, penganggaran maupun target waktu pelaksanaan pembangunan stadion.

“Pernyataan demi pernyataan terus disampaikan, namun publik belum melihat adanya konsep yang utuh. Ini menunjukkan kesan banyak cakap. Pembual yang minim realisasi,” tegas Fawer.

Menurutnya, Stadion Sangnawaluh merupakan aset strategis daerah yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan. Ketidakjelasan arah pengembangan stadion tersebut berpotensi menghambat kemajuan sektor olahraga dan ruang aktivitas generasi muda di Kota Siantar.

ILAJ juga menilai bahwa kepala daerah, memiliki tanggung jawab hukum dan moral untuk merealisasikan visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap program strategis harus disertai dengan transparansi dan akuntabilitas yang jelas.

“Masyarakat berhak tahu, apa konsepnya. Dari mana sumber anggarannya. Bagaimana skemanya dan kapan target penyelesaiannya. Jangan sampai ini hanya menjadi wacana tanpa arah,” lanjutnya.

Fawer juga mendorong DPRD Kota Siantar, untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah, benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Fawer juga mengingatkan, kepemimpinan tidak diukur dari intensitas berbicara di ruang publik yang membual. Melainkan dari hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

“Jangan banyak cakap. Membual saja, minim dampak. Rakyat butuh bukti, bukan bualan,” sindir Fawer.

Seperti diketahui, sejak masa kampanye, Wali Kota Siantar Wesly Silalahi, berjanji membangun Stadion Sangnawaluh. Sayangnya, miliaran uang sudah dikeluarkan, stadionnya tak kunjung berubah. Tetap jadi hamparan semak belukar dan puing sisa bangunan. (Snc)