Since24News.com|Banjarmasin – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan sejak Jumat (26/12) malam, memicu banjir dengan ketinggian signifikan di sejumlah wilayah.
Kondisi terparah dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, dengan ketinggian air mencapai atap rumah warga dan menyebabkan banyak warga terjebak.
Kepala Pelaksana tugas (Plt) BPBD Balangan, H Rahmi menyampaikan, pihaknya telah menerima banyak laporan dari masyarakat dan aparat kewilayahan terkait banjir tersebut.
Berdasarkan laporan sementara, Tebing Tinggi menjadi prioritas utama penanganan karena tingginya jumlah warga yang membutuhkan evakuasi.
“Fokus kami saat ini adalah penyelamatan dan evakuasi warga yang terjebak, terutama di Tebing Tinggi. Untuk itu kami sangat membutuhkan informasi yang akurat dan terkini dari lapangan,” ujar H Rahmi, dilansir dari Radar Sampit, Sabtu (27/12/2025).
Untuk mempercepat proses evakuasi, BPBD Balangan membuka ruang bantuan dari luar kabupaten. Relawan dan pihak yang berada di sekitar akses menuju Tebing Tinggi dipersilakan turut membantu proses penyelamatan warga terdampak.
“Kawan-kawan relawan dari luar Kabupaten Balangan yang posisinya berdekatan dengan akses menuju Tebing Tinggi, kami persilahkan untuk membantu,” katanya.
Selain Tebing Tinggi, BPBD Balangan juga mengantisipasi potensi meluasnya dampak banjir ke wilayah hilir.
Kecamatan Awayan dan Kecamatan Halong, khususnya kawasan Mantuyan, disebut berpotensi terdampak jika debit air terus meningkat.
Koordinasi dengan pihak kecamatan telah dilakukan, termasuk menyiapkan kemungkinan pendirian posko lapangan di tingkat kecamatan.
Rahmi menambahkan, perkembangan situasi banjir telah dilaporkan kepada Bupati Balangan. BPBD juga meminta pihak kecamatan menyampaikan laporan berkala agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. (Snc)











