Since24News.com|Simalungun – Sejumlah Warga Nagori Sibaganding, kecamatan Girsang Sipangan Bolon, kabupaten Simalungun, keluhkan aktivitas penebangan pohon pinus di atas sebidang lahan sepekan terakhir. KT salah seorang perwakilan warga mengatakan bahwa aktivitas penebangan pohon Pinus diduga illegal dan sangat meresahkan.
“Kami duga itu illegal dan tidak memiliki dokumen ijin apapun untuk bisa menebang pohon Pinus, akhir-akhir ini juga cuaca ekstrim, jadi segala aktivitas penebangan pohon sangat kita khawatirkan, sedangkan yang mau urus ijin saja harus diperhatikan juga dari segi Geografisnya,” ucap KT, Selasa (18/11/2025).
Dikatakannya bahwa aktivitas penebangan pohon pinus di nagori Sibaganding tersebut telah terjadi selama Satu Minggu. Ironisnya, Truk pengangkut kayu yang sudah ditebang melintasi jalan nagori yang telah di rabat beton beberapa tahun lalu.
“Selain penebangan pohon itu, kami juga keberatan karena Truk pengangkut kayu itu lewat dari jalan rabat Beton jalan Nagori yang berpotensi merusak kwalitas jalan tersebut, untuk itu kami mendesak agar aktivitas penebangan pohon pinus itu segera dihentikan,” tambah KT.
Aktivitas penebangan pohon Pinus di nagori Sibaganding juga dibenarkan oleh Marno Bakkara selaku Pangulu (Kepala Desa) setempat. Pangulu tersebut juga mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan surat terkait perijinan untuk penebangan pohon tersebut.
“Semalam saya baru tau, belum ada rekomendasi dari kita, sudah dikerjakan,” bilang Pangulu, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (18/11/2025).
Selaku Pangulu dirinya juga telah memberikan arahan kepada Gamot (Kepala Dusun) untuk menghentikan aktivitas penebangan pohon Pinus tersebut.
“Saya sudah hubungi Pelaksananya tapi tidak diangkat dan saya sudah sampaikan ke Gamot untuk dihentikan,” ungkap Pangulu nagori Sibaganding tersebut.
Salah seorang bermarga Sitanggang yang disebut-sebut sebagai Penanggungjawab atas aktivitas penebangan pohon Pinus di Sibaganding, Ketika dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut tidak berkomentar banyak. Dirinya malah bertanya siapa yang memberikan nomor kontaknya.
“Dari Siapa lae dapat nomorku ini?” tanya Sitanggang tersebut. (Snc)











