Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 468x60
Berita Daerah

Dua Pria Tenggelam di Danau Toba, Pencarian Masih Dilakukan

×

Dua Pria Tenggelam di Danau Toba, Pencarian Masih Dilakukan

Sebarkan artikel ini
Gbr : Basarnas Danau Toba turunkan Penyelam mencari Dua Pria yang tenggelam di perairan Danau Toba, Minggu (21/9/2025).

Since24News.com|Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Danau Toba menurunkan empat orang penyelam untuk melakukan pencarian dua wisatawan yang dilaporkan tenggelam di Alur Jembatan Tano Ponggol, Kabupaten Samosir, Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

“Kedua korban yang dilaporkan tenggelam di Alur Jembatan Tano Ponggol sesuai dengan informasi awal bernama Owen Siregar (21) warga Garoga, Tapanuli Utara dan Jenry Pardede (26) warga Lumban Julu, Balige, ”ujar Koordinator Basarnas Danau Toba, Erikson Gultom, Minggu (21/09/2025).

Erikson Gultom menjelaskan, tim penyelam dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Danau Toba sudah tiga kali melakukan penyisiran dengan cara menyelam di titik awal korban tenggelam, namun korban belum berhasil diketemukan

“Tim penyelam Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Danau Toba hingga saat ini, Minggu (21/09/2025) pukul 11:30 Wib masih melakukan penyisiran di sepanjang Alur Jembatan Tano Ponggol. Mudah-Mudahan kedua korban bisa segera ditemukan, ”Harap Erikson Gultom.

Sementara jajaran Kepolisian resort Samosir dibantu masyarakat setempat dan Nelayan terut serta melakukan pencarian dengan cara melakukan pemantauan di atas permukaan Alur Jembatan Tano Ponggol Samosir dengan menggunakan kapal tradisional.

Menurut keterangan Warga yang sempat menyaksikan tenggelamnya kedua korban tersebut, sebelumnyaOwen dan Jendri sedang berenang di Lokasi tempat mereka tenggelam.

“Saat itu saya melihat mereka sedang berenang dengan temannya, kejadian sekira pukul 18.00 Wib, dan air danau ombaknya kencang, mungkin karena ombak itulah mereka terseret,” bilang salah seorang warga.

Hingga saat ini upaya pencarian masih dilakukan, pihak penetua daerah setempat juga melakukan ritual adat dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (Snc)