Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita Daerah

Perkuat Sinergitas, Kalapas Pematangsiantar Gelar Coffee Morning Dengan Insan Pers

×

Perkuat Sinergitas, Kalapas Pematangsiantar Gelar Coffee Morning Dengan Insan Pers

Sebarkan artikel ini

Since24News.com|Pematangsiantar – Memasuki 10 hari masa tugasnya sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapàs) kelas IIA Pematangsiantar, Davy Bartian menggelar coffee morning dengan insan Pers yang bertugas di wilayah Siantar-Simalungun, Jumat (31/1/2025) sekira Pukul 10.00 wib di Aula Sumbayak, Gedung Lapas, Jalan Asahan Km 7, kecamatan Siantar, kabupaten Simalungun.

Sedikitnya 100 orang Jurnalis yang berasal dari media cetak, online dan Televisi hadir dalam kegiatan yang berlangsung dengan Akrab tersebut.

Davy Bartian selaku Kalapas kelas IIA Pematangsiantar hadir dalam kegiatan coffee morning didampingi Edward Situmorang selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) dan beberapa jajaran Pejabat Struktural lainnya.

“Kami sangat mengharapkan kerjasama dan sinergitas dengan para Insan media yang ada di Siantar-Simalungun ini, untuk memajukan dan menciptakan suasana yang kondusif terkait Lapas Pematangsiantar,” ucap Kalapas dalam sambutannya.

Menambah kehangatan suasana coffee morning, Pemandu acara mempersilahkan seluruh Jurnalis yang hadir untuk memperkenalkan diri sekaligus menyebutkan nama medianya.

Usai perkenalan diri dan media, para Jurnalis juga dipersilahkan untuk menyampaikan pertanyaan dan masukan yang membangun kepada Kalapas dan Pejabat Lapas lainnya.

Gbr : Kalapas kelas IIA Pematangsiantar Davy Bartian gelar coffee morning dengan Insan Pers Siantar-Simalungun

Beberapa pertanyaan ditujukan kepada Kalapas, diantaranya adanya isu yang bergulir di luar Lapas terkait adanya pengutipan uang yang dilakukan oleh pihak Lapas kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk pemindahan kamar. Hal tersebut pun dijawab oleh Kalapas dengan memberi bantahan.

“Memasuki pekan kedua masa tugas saya di Lapas ini, saya pastikan tidak ada pengutipan uang apalagi yang namanya untuk pemindahan kamar,” jawab Davy Bartian.

Hal senada juga diutarakan oleh Edward Situmorang selaku Ka.KPLP.

“Saya pastikan bahwa pengutipan uang itu tidak ada, memang kita akui para WBP ini selalu berusaha bagaimana caranya bisa mendapatkan uang, maka dibuatlah isu seperti itu agar bisa mendapatkan uang dari keluarga dan kerabatnya,” ungkap Edward.

Ditambahkannya, “untuk memastikan itu kami juga pastikan bahwa di dalam Lapas kelas IIA Pematangsiantar tidak ada peredaran hanphone, guna mencegah adanya isu yang beredar keluar dari WBP dan kami giat melakukan razia untuk membersihkan ini,” ujar Ka.KPLP.

Salah seorang Jurnalis lainnya juga memberikan masukan agar pihak Lapas menggandeng Jurnalis guna mempublikasikan souvenir hasil karya tangan para WBP, dan ditanggapi oleh Kalapas.

“Disini (Lapas) ada tempat pemajangan souvenir hasil karya WBP yang diperjualbelikan untuk umum, bagi Pengunjung silahkan membeli dan bagi para Jurnalis yang hadir disini juga silahkan jika berminat membeli, kami anggap itu semua dukungan bagi WBP dan Lapas Pematangsiantar dan kami pastikan hal itu semua masuk dalam dokumentasi kami,” bilang Kalapas.

Menanggapi pertanyaan terjadinya over kapasitas di dalam gedung Lapas Pematangsiantar, Leo Panjaitan salah satu Pejabat Struktural yang menangani hal tersebut mengatakan bahwa pihaknya menyeimbangkan arus keluar masuk WBP.

“Harus kita akui bahwa terjadinya over kapasitas di dalam gedung Lapas Pematangsiantar itu karena tingginya angka kriminalitas di wilayah Siantar-Simalungun, kami selalu berupaya untuk menyeimbangkan arus keluar masuknya WBP, dengan cara menggalakkan pembebasan bersyarat, bagi WBP yang sudah melewati setengah masa tahanannya kami sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga agar mengurus pembebasan bersyarat sehingga diluarpun dia tetap dalam pengawasan,” jelas Leo.

Kegiatan coffee morning dengan Kalapas Davy Bartian ditutup dengan acar foto bersama. (Snc)