Since24News.com|Pematangsiantar – Proyek pengaspalan bahu jalan yang diduga milik dinas pekerjaan umum di jalan Rakuta Sembiring, kecamatan Siantar Martoba diduga penuh manipulasi.
Pasalnya, menurut salah seorang Pekerja saat ditemui di lokasi kerja pekerjaan tidak menggunakan batu berukuran 3/5.
“Setahu kami pengaspalan ini landasan dasarnya menggunakan batu 5/7, setelah itu ditimpa dengan batu 3/5 untuk mengunci agar tidak berongga, setelah itu masuk batu 2/3, tapi ini gak dimasukkan batu 3/5,” ucap Pekerja berinisial LG, Rabu (17/12/2025).
Dugaan manipulasi pada pengerjaan tersebut semakin diperkuat karena hingga Sabtu (20/12/2025) pihak pemilik Proyek dan Dinas belum memajangkan plang transparansi proyek.
“Belum ada plangnya, padahal pekerjaan sudah mau selesai,” kata Pekerja tersebut.
Darwan Purba yang disebut-sebut sebagai tenaga Konsultan pekerjaan tersebut, ketika dikonfirmasi terkait kondisi pekerjaan dan dugaan manipulasi material, hingga saat ini belum memberikan tanggapan.
Seorang Pria bermarga Saragih yang menurut para Pekerja pengaspalan merupakan Pelaksana proyek, ketika dikonfirmasi keterkaitannya dengan proyek tersebut, mengelak dan tidak mengakuinya.
“Bukan Pak,” tulis Saragih di pesan whatsappnya, Minggu (21/12/2025).
Pihak dinas pemilik proyek tersebut hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi.
Para Pekerja pengaspalan sepanjang kurang lebih 625 meter tersebut berharap agar hasil pekerjaan itu nantinya diperiksa oleh Aparat Penegak Hukum (APH).
“Semoga pekerjaan itu nanti diperiksa oleh APH agar terungkap manipulasi material itu, sudah berapa kerugian yang ditimbulkan belum lagi hasilnya yang bisa jadi tidak optimal,” ungkap salah seorang Pekerja. (Snc)











