Since24News.com|Pematangsiantar – Massa aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Sumatera Utara yang menggelar aksi di depan Sekolah SMA Negeri 5 Kota Pematangsiantar, Senin (19/1/2026), menyampaikan empat tuntutan.
Aksi ini menyuarakan keresahan sangat mendalam atas kondisi nyata SMA Negeri 5 Pematangsiantar yang saat ini berdiri di atas lahan yang secara hukum bersengketa. Kondisi bangunan sekolah ini juga sangat memperhatinkan yang dinilai sudah tidak layak pakai.
Massa datang dengan menggunakan mobil pick up, dan mengklaim akan melakukan aksi susulan. “Dengan tidak ada tindak lanjut melalui surat yang dikirimkan, kita sepakat melakukan unjuk rasa di Depan SMA 5 Pematangsiantar,” ujar kordinator aksi, Indra Simarmata, Senin (19/1/2026).
Massa menuntut untuk segera merelokasi SMA Negeri 5 Pematangsiantar. “Kami datang sebagai warga negara yang baik, menuntut agar sekolah SMA Negeri 5 untuk segera di relokasi,” katanya.
Indra mengatakan, mereka meminta kepala sekolah bersama komite kepala sekolah SMA Negeri 5 Pematangsiantar agar segera mendesak Dinas Pendidikan Sumatera Utara dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah IV untuk melakukan relokasi terhadap sekolah dimaksud.
“Mendesak kepala sekolah dan komite sekolah SMA Negeri 5 dan Cabdis VI Provinsi Sumatera Utara menjamin keamanan dan kenyamanan siswa selama proses belajar mengajar dengan melakukan relokasi ke tempat yang layak,” katanya.
Mereka juga meminta meminta pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan DPRD Sumatera Utara lebih serius dalan hal relokasi karena sangat mendesak, mengingat kondisi bangunan sekolah yang sangat memprihatinkan.
“Kami juga meninta gubernur melalui dinas pendidikan Sumatera Utara membuat anggaran relokasi,” ucpnya.
Indra menambahkan aksi ini mereka lakukan dengan penuh kedamaian dan niat baik. “Kami ingin memastikan bahwa SMA Negeri 5 tidak lagi menjadi simbol ketidakpastian tetapi menjadi institusi pendidikan yang aman, kuat dan berdaya untuk generasi mendatang,” tuturnya. (Snc)











