Since24News.com|Jakarta – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) bersiap melakukan perubahan besar pada identitas partai dengan mengganti logo resmi menjadi simbol singa sebagai representasi kekuatan, kepemimpinan, dan perlindungan, yang telah disepakati dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) dan menjadi penanda semangat baru partai ke depan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang, saat kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) 2026 di Pontianak, Jumat (2/5/2026).
Ia menegaskan bahwa perubahan logo bukan keputusan mendadak, melainkan hasil pembahasan resmi partai.
“Iya betul, logo Partai Hanura sudah diganti. Hal itu disepakati dalam forum Rakernas dan Munas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemilihan simbol singa memiliki makna filosofis yang kuat sebagai raja dari segala hewan yang mencerminkan kekuatan dan kepemimpinan dalam menjaga dan melindungi.
“Tujuan utamanya adalah menjaga alam. Singa itu raja dari segala hewan. Harapannya, hutan kita terlindungi, masyarakat terlindungi, daerah terlindungi, hati nurani kita terjaga, dan bangsa ini menjadi satu kesatuan,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rocky Gerung yang turut hadir menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pengambilan keputusan perubahan logo tersebut, namun menyatakan dukungannya terhadap simbol singa yang dinilai memiliki makna mendalam.
“Saya tidak memutuskan, tapi saya menyetujui. Karena singa itu punya filosofi kebersamaan, saling mengamankan. Itu adalah perangai singa,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa secara ilmiah singa dikenal sebagai Panthera leo, yang memiliki karakter menjaga wilayah dan melindungi sesamanya dari ancaman, termasuk terhadap kerusakan lingkungan.
“Singa itu menjaga agar hutan tidak didatangi perompak, sekaligus melindungi sesamanya,” tambahnya. (Dilansir Koran Timor|Snc)









