Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Hukum

Warga Mendesak Polres Pematangsiantar Tangkap Otak Pembunuhan Jaka Malau

×

Warga Mendesak Polres Pematangsiantar Tangkap Otak Pembunuhan Jaka Malau

Sebarkan artikel ini
Gbr : Jaka Jannes Malau korban yang tewas akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh Oknum anggota OKP IPK Pematangsiantar, Kamis (28/5/2026).

Since24News.com|Pematangsiantar – Lebih dua pekan sejak kasus pengeroyokan berencana yang mengakibatkan kehilangan nyawa tepatnya Kamis (28/5/2026) malam di Taman bunga, hingga kini Polisi Pematangsiantar masih mengamankan 2 Orang Pelaku dari yang diduga berjumlah 6 Orang.

Hal tersebut dikatakan AKP. Sandi Riz Akbar melalui konfirmasi tertulisnya, Rabu (17/6/2026) pagi. “Sudah dilakukan penahanan terhadap dua Pelaku dan sedang melakukan pencarian terhadap Pelaku lainnya,” kata Sandi.

Dirinya juga membenarkan bahwa Para Pelaku merupakan Anggota Organisasi Kepemudaan (OKP) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Pematangsiantar.

“Betul bang, sementara dari hasil pemeriksaan,” bilang Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar tersebut.

Ketika ditanyai apakah peristiwa pembunuhan itu merupakan perintah dari salah satu pihak atau murni perkelahian, Kasat mengatakan pemeriksaan belum merujuk ke arah situ.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap dua Pelaku yang sudah ditahan belum ada merujuk ke arah situ ya,” ungkap Sandi.

Diketahui, DPD IPK Pematangsiantar telah melakukan konferensi Pers di Sekretariatnya Jalan Parluasan pada hari Sabtu (13/6/2026). Mewakili organisasi, Agus Sitanggang selaku Sekretaris mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga Korban. Dirinya menegaskan bahwa IPK telah mengambil sikap tegas terhadap Anggota yang diduga terlibat dalam insiden pembunuhan tersebut serta menyerahkan sepenuhnya ke proses hukum.

“Kami telah menyerahkan anggota yang bersangkutan kepada proses hukum yang berlaku. Biarlah pihak kepolisian bekerja secara profesional untuk mengusut dan menegakkan hukum. Bagi kami, tidak boleh ada perlindungan ataupun pembelaan terhadap siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum dan merugikan orang lain,” tegasnya.

Dilansir dari berbagai sumber, nyawa Jaka Jannes Malau (Korban) hilang akibat pengeroyokan yang diduga dilakukan lebih dari 5 Orang. Saat itu dikabarkan para Pelaku datang bersamaan dengan menggunakan Mobil IPK. Akibat mengalami pemukulan berkali-kali Jaka Jannes Malau pun sekarat dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat tertolong lagi.

Peristiwa pembunuhan tersebut pun menjadi viral, banyak warga net yang menuding pihak Kepolisian Pematangsiantar lambat dalam penanganan kasus itu. Warga mendesak Kepolisian Pematangsiantar berani mengungkap serta menangkap Otak Pelaku kasus pembunuhan yang diduga telah direncanakan tersebut. (Snc)