Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 468x60
Berita Daerah

Usai Foto, Baju Olah Raga SD Simalungun Diduga Dipaksakan Mengaku Orang Dekat Bupati

×

Usai Foto, Baju Olah Raga SD Simalungun Diduga Dipaksakan Mengaku Orang Dekat Bupati

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Since24News.com|Simalungun – Pemerintahan Bupati Simalungun di tangan Anton Achmad Saragih – Benny Gusman Sinaga hingga saat ini diduga masih belum berjalan mandiri dan independen. Keterlibatan orang-orang yang merasa ikut berjuang dalam kontes pemenangan Kedua Pemimpin Tanoh Habonaron Do Bona itu diduga masih kental ‘membayangi’ Pemerintahan kabupaten Simalungun.

Sebelumnya, beberapa saat setelah dilantiknya pasangan Anton-Benny tersiar kabar bahwa Foto Pasangan presiden, Burung Garuda dan pasangan Bupati Simalungun diduga dipasok oleh Oknum yang mengaku Orang dekat Bupati Simalungun dengan harga yang terbilang sangat mahal dibanding harga pasar semestinya.

“Iya benar, kalau Sekolah saya memang nanti masuk itu Lima Foto dan untuk pembayarannya sudah diposkan dari alokasi Dana Bos,” terang salah seorang Kepala Sekolah Dasar di kabupaten Simalungun, sembari meminta identitasnya disembunyikan.

Kini dunia pendidikan kabupaten Simalungun kembali menjadi incaran empuk bagi Oknum yang diduga mengaku-ngaku adalah orang dekat Bupati Simalungun.

Diduga berkoordinasi dengan Koordinator Pendidikan Wilayah (Korwil) di tiap kecamatan Simalungun, Oknum yang mengaku orang dekat Kepala Daerah tersebut memasok Seragam Olah Raga untuk Sekolah Dasar (SD) dan SMP.

Salah seorang Kepala Sekolah ketika dikonfirmasi terkait kebenaran adanya Oknum yang memasok Seragam Olah Raga, mengakui hal tersebut.

“Informasinya begitu, namun kalau ke sekolah ku belum, gak tau kalau sudah mulai pembelajaran nanti baru mereka datang,” ucap Kepala Sekolah tersebut, Rabu (9/7/2025).

Ditanyai soal harga, dirinya belum mendapat konfirmasi harga kepastiannya.

“Belum bisa kubilang pastinya bang, tapi kata Teman-teman kisaran 220 hingga 250 Ribu rupiah,” tuturnya.

Dirinya juga belum bisa memastikan apakah pengadaan Seragam Olah Raga tersebut atas anjuran Dinas Pendidikan Simalungun.

“Hingga saat ini belum kita dapatkan rekomendasi atau berupa surat dari Dinas Pendidikan terkait itu, kita tunggulah. Tapi kalau ini terjadi jelas hal ini sudah terlalu mengintervensi dunia pendidikan di kabupaten Simalungun, kita juga sangat menyayangkan, harapan kita Bupati Anton Saragih dapat menertibkan hal-hal seperti ini sehingga tidak ada lagi kesan proyek titipan khususnya di dunia pendidikan,” harap Kepala Sekolah tersebut.

Selain itu dirinya juga berharap, agar Pemerintahan Simalungun saat ini bersih tanpa adanya intervensi dari pihak luar (Non ASN) yang selalu mengatasnamakan orang dekat Bupati yang dirasa dapat mengganggu kinerja pemangku jabatan.

Hingga saat ini Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Simalungun Sudiahman Saragih belum berhasil untuk dimintai tanggapan. (Snc)