Since24News.com|Pematangsiantar – Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Calon Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirtauli Pematangsiantar telah selesai dilaksanakan pada tanggal 10/9/2025 di Medan dengan Tim Penguji. UKK seleksi Dewas tersebut diikuti oleh 9 orang peserta yang terdiri dari 2 dari unsur Pemerintahan dan 7 dari unsur Independen.
Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada hari Sabtu (13/9/2025). Sehari menjelang pengumuman jabatan Dewas Perumda Tirtauli itu pun menjadi pembicaraan hangat di berbagai kalangan dan tempat. Menariknya, Posisi Dewas Tirtauli akan diduduki oleh 3 Orang yang terdiri dari 1 dari unsur Pemerintahan dan 2 unsur Independen.
Warga pun mendesak dan meminta agar Wesly Silalahi (Wali Kota) sebagai Pemilik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dapat menempatkan diri secara professional tanpa mengedepankan hubungan emosional dengan orang-orang dekatnya, dalam hal ini eks Tim Suksesnya (TS).
Informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini, 2 orang peserta seleksi UKK Dewas Perumda Tirtauli memiliki hubungan kedekatan dengan Wesly Silalahi. Yaitu ; Ilal Mahdi (IM) yang diduga sebagai Ketua Tim Sukses pasangan Wesly – Herlina saat merebut kursi Pemerintahan Kota pematangsiantar. Selanjutnya, TPH yang merupakan Saudara kandung salah satu Anggota DPRD Pematangsiantar berinisial M eks Sekretaris Tim pemenangan pasangan Wesly-Herlina.
Wesly dituntut oleh Warga mengedepankan profesionalisme sesuai dengan hasil UKK yang digelar oleh Tim Penguji serta berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2018, tentang pengangkatan dan pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah.
Berdasarkan Permendagri Nomor 37 tahun 2018, pasal 19 dikatakan : Penilaian indikator UKK terhadap Calon Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dilakukan dengan memberikan pembobotan yang terdiri atas : Pengalaman, Keahlian, Integritas dan etika, Kepemimpinan, Pemahaman atas penyelenggaran Pemerintahan Daerah dan memiliki kemauan yang kuat dan dedikasi tinggi.
Wesly diharapkan mampu membuang kepentingan pribadi dan golongan demi kemajuan Perumda Tirtauli ke depannya.
“Sebagai Pemilik BUMD dan Perumda Tirtauli juga salah satu di dalamnya Wali Kota harus mengedepankan kepentingan umum dan penilaian yang professional khususnya dalam proses penentuan Pejabat Dewas Perumda Tirtauli, sudah ada peraturannya dan ada Tim penguji, itu saja yang harus diikuti tanpa melihat kepentingan pribadi dan golongan,” bilang KN salah seorang pemerhati kota Pematangsiantar, Jumat (12/9/2025).
Dikatakannya, hasil penilaian UKK dan Permendagri Nomor 37 tahun 2018 Pasal 19 tersebut harus dilaksanakan oleh Wesly Silalahi sebagai Wali Kota untuk meningkatkan rasa kepercayaan Warga Pematangsiantar pada Pemerintahannya.
“Ini sangat penting bagi Wesly Silalahi, dengan mengikuti hasil penilaian UKK dan Permendagri Nomor 37 tahun 2018 Pasal 19 itu dalam menentukan dan mengumumkan Calon Dewas Perumda Tirtauli maka kita yakin bahwa Tingkat kepercayaan Warga Pematangsiantar kepada Wesly dalam menjalankan Pemerintahan pasti akan meningkat, ini yang sangat perlu,” tegas KN.
Disinggung keikutsertaan 2 nama yang diduga memiliki kepentingan dan kedekatan khusus dengan Wali Kota Wesly Silalahi, KN mengatakan agar pengumuman tetap berdasarkan hasil penilaian dan peraturan.
“Yah semuanya bisa saja terjadi ya, kalau kita duga Wali Kota mengintervensi hasil seleksi dari Tim Penguji yah bisa saja dan tidak tertutup kemungkinan tanpa seleksi pun sudah bisa ditetapkan siapa Pejabatnya, tapi ini kan ada UKK dan sebelumnya sudah ada Panitia Seleksi (Pansel) mulai dari tahapan pendaftaran, maka dari itu dari hasil UKK itu kan itu merupakan hasil nyata siapa yang layak menduduki kursi jabatan Dewas Perumda Tirtauli. Kalau kedua orang itu memiliki dan memenuhi kriteria sebagai Dewas Perumda dan hasil UKK nya juga baik, kenapa tidak, tetapi kalau tidak memenuhi kriteria, ya gak bisa jugalah dipaksakan. Wali kota harus profesional dalam hal itu,” ungkapnya.
Wesly Silalahi selaku Wali Kota Pematangsiantar, Ketika dikonfirmasi terkait keikutsertaan 2 orang yang diduga memiliki hubungan kedekatan khusus dengannya dalam seleksi UKK calon Dewas Perumda Tirtauli, hingga saat ini tidak memberikan komentar. Namun dalam menanggapi konfirmasi Wesly mengirimkan ayat-ayat Kitab Suci. (Snc)












