Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 468x60
Hukum

Kejadiannya di Medan, Diduga Siswi SMP Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung

×

Kejadiannya di Medan, Diduga Siswi SMP Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung

Sebarkan artikel ini
Gbr : Proses evakuasi Jenazah Ibu yang diduga dibunuh putri kandungnya sendiri.

Since24News.com|Medan – Warga kawasan Jalan Dwikora, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, digegerkan oleh peristiwa berdarah pada Rabu (10/12/2025). Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamarnya, diduga kuat menjadi korban pembunuhan oleh putri kandungnya sendiri yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Korban teridentifikasi bernama Faizah Soraya (42). Jenazahnya ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk fatal di bagian punggung, tangan, dada, dan paha.

Kronologi Penemuan Jenazah

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.00 WIB. Suami korban yang panik segera meminta bantuan warga setempat setelah menemukan istrinya dalam kondisi tak bernyawa dan tidak wajar.

Mendengar kabar tersebut, warga berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Tak berselang lama, personel Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal bersama tim Inafis Polrestabes Medan tiba di lokasi untuk mengamankan area dan melakukan olah TKP.

Muhammad Husni, Kepala Lingkungan 11 Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Sunggal, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut dugaan pelaku mengarah pada anak korban yang masih di bawah umur.

“Yang pastinya pembunuhan la ini. Informasi sementara ini anaknya yang membunuh ibunya, sekitar umur 12 tahun anaknya itu, perempuan,” ungkap Husni, dilansir dari Beritasatu.com.

Berdasarkan pengamatan awal di lokasi, korban menderita luka serius akibat senjata tajam. “Luka-lukanya banyak, bagian punggung, tangan itu yang saya lihat tadi dari fotonya, dan beberapa tusuk senjata tajam pisau,” tambah Husni menjelaskan kondisi korban.

Setelah proses identifikasi oleh tim Inafis selesai, jenazah Faizah Soraya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk keperluan autopsi.

Sementara itu, terduga pelaku berinisial A (12) telah diamankan oleh pihak kepolisian. Karena statusnya yang masih di bawah umur, penanganan kasus ini memerlukan pendekatan khusus sesuai peradilan anak.

Hingga saat ini belum diketahui pasti apa yang menjadi motif tindak pembunuhan tersebut, Polsek Sunggal dan Polrestabes Medan masih mendalami dan melakukan penyelidikan. (Snc)