Since24News.com|Tebing Tinggi – Mobil minibus jenis Toyota Avanza ditabrak Kereta Api (KA) Sribilah Utama relasi Rantau Prapat–Medan di Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.24 WIB.
Dalam insiden tepatnya di perlintasan sebidang liar kilometer 83+300, petak jalan antara Stasiun Laut Tador dan Stasiun Tebing Tinggi itu Tujuh orang dilaporkan tewas dan Satu lainnya kritis.
Berdasarkan keterangan warga sekitar lokasi, kereta api menuju Medan. Masinis telah membunyikan suling lokomotif secara berulang sebagai tanda peringatan sebelum memasuki perlintasan sebidang tanpa palang pintu.
Namun, sebuah minibus tiba-tiba muncul dari arah samping dan langsung melintas tanpa berhenti.
Diduga, pengemudi tidak sempat memastikan kondisi jalur dengan melihat ke kanan dan kiri, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan insiden tersebut mengakibatkan lokomotif KA Sribilah Utama mengalami kerusakan sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
“Akibat kejadian ini, lokomotif KA Sribilah Utama mengalami gangguan dan harus dibantu dengan lokomotif penolong yang dikirim dari Stasiun Tebing Tinggi,” ujar Anwar.
Meski demikian, Anwar memastikan masinis, seluruh kru kereta, serta para penumpang KA Sribilah Utama dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka-luka.
Sementara itu, delapan penumpang minibus yang terlibat kecelakaan segera dievakuasi oleh petugas KAI bersama pihak kepolisian dengan bantuan warga sekitar.
Para korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan penanganan medis. Kendaraan minibus juga dievakuasi agar jalur kereta api dapat kembali diamankan.
Setelah lokomotif penolong tiba, KA Sribilah Utama ditarik menuju Stasiun Tebing Tinggi untuk dilakukan perbaikan.
Usai proses perbaikan selesai, kereta kembali diberangkatkan menuju Medan pada pukul 19.56 WIB atau mengalami kelambatan selama 84 menit dari jadwal semula.
“KAI Divre I Sumatera Utara menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan KA Sribilah Utama atas keterlambatan perjalanan yang terjadi,” tambah Anwar.
KAI Drive I Sumatera Utara juga menyampaikan rasa prihatin dan turut berdukacita kepada seluruh korban sekaligus mengingatkan kepada seluruh warga yang melewati lintasan Kereta Api agar terlebih dahulu memastikan keadaan aman untuk dilintasi. (Snc)









