Since24News.com|Karanganyar – Bendera bajak laut dari anime One Piece menjadi tren baru di untuk mengkritik pemerintah menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Fenomena ini bahkan membuat pemilik konveksi di Karanganyar, Jawa Tengah, kebanjiran pesanan.
Dilansir dari Kompas.com, Senin (4/8/2025), Dendi Crishtanto, pemilik konveksi Wikwik Apparel yang berlokasi di RT 4, RW 1, Dusun Pundungrejo, Desa Jati, Kecamatan Jaten, Karanganyar, mengaku menerima ribuan pesanan bendera bergambar simbol bajak laut Straw Hat Pirates, karakter dari anime One Piece.
“Tren ini mulai ramai sejak akhir Juli 2025. Setiap hari bisa ratusan yang order, dari berbagai penjuru Indonesia,” ujar Dendi dilansir dari Tribun Solo, Senin (4/8/2025).
Menurut Dendi, fenomena ini bermula dari unggahan-unggahan di media sosial yang mempopulerkan bendera bajak laut Monkey D. Luffy sebagai bentuk ekspresi kebebasan dan kritik sosial menjelang HUT RI.
“One Piece itu ibaratnya kayak ‘negeri Konoha’, dan pas banget dengan momen HUT RI. Sejak akhir Juli mulai gencar di media sosial, jadi banyak yang pesan bendera custom,” ungkapnya.
Dendi menjelaskan, bendera yang diproduksi bervariasi dalam ukuran, mulai dari kecil hingga 2 meter. Harganya pun terjangkau, mulai Rp 10.000, tergantung bahan dan ukuran.
“Kami pakai tiga jenis bahan: polyester, satin, dan peles. Untuk sekarang, masih banyak banget yang pesan,” tambahnya.
Fenomena bendera anime Jepang sebenarnya bukan hal baru, kata Dendi. Namun, menjelang perayaan kemerdekaan tahun ini, tren itu kembali mencuat dan makin diminati.
Tidak hanya dipasang di rumah atau kamar, beberapa konsumen bahkan membawanya ke konser atau acara besar.
“Ini efek media sosial. Banyak yang ikut tren, jadi booming lagi. Ada yang buat dekorasi kamar, ada juga yang dibawa saat event besar,” ujarnya. (Snc)











