
Since24news- Pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Dr. Calen, S.E., M.M., Richard Berlien S.Kom., M.M., dan Sumaizar S.E., M.Si di Desa Bah Biak, Kecamatan Sidamanik, bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi desa melalui pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan selala kurang lebih 6 bulan, dan pelaksanaan sosialisasinya dimulai bulan Juli 2024. Kegiatan ini dilakukan dengan menggandeng Bapak Indra Syaputra Sinaga sebagai Pangulu (kepala desa), yang turut serta dalam mendukung keberhasilan program ini. Desa Bah Biak, yang terletak di kawasan pedesaan dengan potensi besar namun belum sepenuhnya dimanfaatkan, dipilih sebagai lokasi untuk menerapkan solusi-solusi inovatif dalam pengelolaan bisnis, terutama yang melibatkan Kelompok IRT Mandiri Sejahtera, sebuah kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga setempat.
Salah satu tujuan utama dari program PKM ini adalah untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat Desa Bah Biak melalui dua aspek penting: pertama, inovasi teknologi dalam pembukuan yang lebih efisien dan terstruktur; kedua, penerapan digitalisasi dalam penjualan dan pemasaran produk-produk hasil karya Kelompok IRT Mandiri Sejahtera. Inovasi teknologi pembukuan yang diterapkan bertujuan untuk mempermudah anggota kelompok dalam mencatat transaksi bisnis dengan sistem yang lebih modern dan akurat, sehingga meminimalisir kesalahan perhitungan dan mempermudah evaluasi kinerja keuangan. Dengan pembukuan yang lebih baik, pengelolaan keuangan kelompok menjadi lebih transparan dan terorganisir, yang pada akhirnya dapat memperkuat posisi ekonomi mereka di pasar lokal.
Di sisi lain, digitalisasi pemasaran produk adalah langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar Kelompok IRT Mandiri Sejahtera. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, kelompok ini dapat memasarkan produk mereka tidak hanya secara lokal, tetapi juga secara online, memanfaatkan platform-platform e-commerce atau media sosial yang memiliki potensi besar dalam menghubungkan mereka dengan konsumen yang lebih luas. Hal ini membuka peluang bagi produk mereka untuk dikenal lebih banyak orang, meningkatkan penjualan, serta menciptakan peluang bisnis baru yang lebih berkembang di masa depan.
Program PKM ini juga memiliki manfaat yang luas, baik untuk masyarakat setempat, mahasiswa, maupun dosen yang terlibat. Mahasiswa yang terlibat dalam pengabdian ini mendapatkan pengalaman yang sangat berharga di luar kampus, belajar langsung dari penerapan teori-teori yang mereka pelajari di dunia nyata. Mereka terlibat langsung dalam berbagai proses, mulai dari analisis kebutuhan masyarakat hingga implementasi teknologi yang dapat mengubah cara kelompok usaha mikro mengelola bisnis mereka.
Selain itu, hasil kerja dosen dalam bentuk pengembangan sistem pembukuan digital dan digitalisasi pemasaran juga diterima dengan baik oleh masyarakat setempat. Dosen yang beraktivitas di luar kampus ini memberikan kontribusi besar tidak hanya dalam bentuk pemecahan masalah tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif dalam kehidupan masyarakat. Penerapan sistem yang dirancang oleh dosen tidak hanya meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam manajemen bisnis kelompok, tetapi juga meningkatkan kesadaran anggota kelompok mengenai pentingnya teknologi dalam kemajuan usaha mereka.
Dengan kegiatan pengabdian ini, berbagai indikator kinerja utama dalam pendidikan tinggi juga tercapai. Pengembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat menjadi bagian integral dari peran dosen dalam menciptakan dampak sosial yang positif. Selain itu, pengalaman yang didapat oleh mahasiswa dan masyarakat, serta penerapan teknologi yang tepat guna, menjadi bukti nyata dari kontribusi pendidikan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan ekonomi di tingkat desa.
Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa dengan penerapan teknologi dan inovasi yang tepat, bahkan desa-desa yang terletak di daerah pedesaan pun dapat mengalami kemajuan ekonomi yang signifikan. Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat setempat, dapat tercipta keberlanjutan ekonomi yang bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat.








