Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 468x60
HukumKriminalNusantara

Polres Pematangsiantar Tidak Tanggapi Keluhan Warga terkait Odong-Odong, Mangihut Sinaga : Akan kami Panggil

×

Polres Pematangsiantar Tidak Tanggapi Keluhan Warga terkait Odong-Odong, Mangihut Sinaga : Akan kami Panggil

Sebarkan artikel ini
Gbr : Ekspresi Pengemudi Odong-odong yang mengajak seorang Jurnalis Pematangsiantar adu fisik.

Since24News.com|Pematangsiantar – Lagi-lagi Warga Pematangsiantar kecewa dengan kepemimpinan Kapolres AKBP. Yogen Heroes Baruno yang dituding tidak tanggap dengan keluhan dan informasi yang disampaikan kepadanya. Warga khususnya para Pengguna jalan raya (inti kota) merasa resah dengan kehadirian kendaraan modifikasi (odong-odong) yang beroperasi dengan tidak mengindahkan rambu-rambu lalu lintas.

Selain berjalan sesukanya kendaraan modifikasi panjang itu pun selalu mengeluarkan suara musik yang sangat keras sehingga menimbulkan kebisingan di sepanjang jalan yang dilaluinya. Warga dan penggiat sosial yang berada di kota Pematangsiantar telah kerap menyampaikan keluhan serta informasi tersebut ke Polres Pematangsiantar juga Dinas Perhubungan, namun bukan malah semakin tertib, jumlah kendaraan odong-odong yang mengganggu pengguna jalan tersebut pun semakin bertambah bahkan semakin brutal.

Bagaikan dibekingi oleh oknum yang memiliki kekuatan besar, para Pengemudi odong-odong itupun mengoperasikan kendaraannya dengan brutal tanpa memperdulikan para Pengguna jalan di sekitarnya.

Mirisnya lagi, para Pengemudi yang kebanyakan berusia muda tersebut kerap tidak terima jika ditegur oleh Pengguna jalan yang lain. Tidak jarang bahkan supir odong-odong itu menantang untuk berkelahi dan adu fisik menunjukkan arogansinya.

Salah seorang Jurnalis kota Pematangsiantar ketika melakukan tugas peliputannya di sekitar kawasan Lapangan Merdeka, mendapat perlakuan tidak baik dari seorang Pengemudi odong-odong. Tidak terima dengan kehadiran Jurnalis tersebut si Pengemudi odong-odong pun malah menantang untuk adu fisik di dalam taman Lapangan Merdeka.

Kejadian tersebut pun terekam dan menjadi viral di media sosial facebook dalam unggahan beberapa akun.

“Apa maumu, main kita? Main kita ayok di dalam, ayok main kita.” tantang si Pengemudi odong-odong terhadap Jurnalis tersebut.

Gbr : Odong-odong yang beroperasi di Pematangsiantar resahkan warga pengguna jalan raya.

Sikap arogan dan premanisme dari Pengemudi odong-odong tersebut pun mendapat berbagai kecaman dari Warganet. Tidak sedikit juga memberikan komentar pedas bahwa semua hal tersebut terjadi karena adanya pembiaran dari Kepolisian Pematangsiantar.

Bahkan ada juga yang menduga bahwa Polres Pematangsiantar tidak mau menertibkan kendaraan odong-odong dikarenakan telah mendapat ‘upeti’ dari si Pemilik kendaraan modifikasi tersebut.

Kapolres Pematangsiantar AKBP. Yogen Heroes Baruno ketika dikonfirmasi terkait keberadaan kendaraan odong-odong dan langkah apa yang dilakukan guna mengatur dan menertibkan, hingga saat ini enggan berkomentar meski pesan konfirmasi yang dilayangkan kepadanya tampak telah terbaca.

Terkait kinerja Kepolisian yang harus menanggapi dan memproses semua laporan dan informasi Masyarakat sebelumnya pernah dilontarkan oleh mangihut Sinaga Anggota DPR RI Komisi III, dari Fraksi Golkar periode 2024-2029 di hadapan seluruh Petinggi Polres Pematangsiantar baru-baru ini dalam kunjungan spesifiknya.

“Semua jajaran Aparat Kepolisian harus cepat menanggapi laporan dan informasi dari Warga, jika tidak direspon pasti akan kami panggil dan harus diproses,” tegas Mangihut Sinaga menjelang akhir tahun 2024 lalu. (Snc)