Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita Daerah

Retribusi Parkir Hanya 243 Juta, Ahmad Fauzi Minta Dinas Perhubungan Simalungun Diperiksa

×

Retribusi Parkir Hanya 243 Juta, Ahmad Fauzi Minta Dinas Perhubungan Simalungun Diperiksa

Sebarkan artikel ini
Gbr : Ahmad Fauzi Aktivis sekaligus Ketua Anak Muda Bergerak Siantar-Simalungun.

Since24News.com|Simalungun – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Simalungun tahun 2025 dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum dan jasa pelabuhan sebesar Rp.648 juta tidak tercapai. Realisasi penerimaan hanya sebesar Rp.243 juta atau sekitar 37 persen dari target.

“Kami meminta kepada bapak bupati bisa melihat dan mendengar bahwa ada potensi peningkatan apbd daerah dan bisa merekrut tenaga kerja masyarakat sehingga potensi peningkatan pendapatan dan target bisa tercapai, tapi hari ini saya duga ada ‘permainan’ pada pengelolaan parkir sehingga bisa berpotensi pada penyelewengan,” ungkap Fauzi, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, sistem penyetoran retribusi parkir dari pihak ketiga kini telah dialihkan langsung ke dinas pendapatan daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi penyimpangan yang tidak diinginkan.

“Kalau pun hari ini kami meminta bupati Simalungun untuk mengevaluasi dan mencopot kadis perhubungan kabupaten Simalungun karena tidak sinergis dengan semangat baru membangun Simalungun,” kata fauzi.

Ia berharap Kadishub Simalungun bekerja lebih maksimal agar target PAD dari sektor retribusi parkir tahun 2026 yang telah ditetapkan sebesar Rp1.010.000.000 dapat tercapai. Selain itu, ia juga mendorong penggalian potensi lahan parkir baru guna meningkatkan PAD Kabupaten Simalungun.

Ahmad fauzi yang juga merupakan ketua anak muda bergerak kab.simalungun  secara tegas meminta Dishub Simalungun memutus dan membatalkan kontrak kerja sama dengan rekanan apabila tidak mampu memenuhi kewajiban. Mereka juga menyarankan agar ke depan dibuat perjanjian dan pengelolaan parkir pun diberikan kepada orang yang kredibel agar pengolaan bisa dilakukan secara baik dan benar.

“Kita berharap agar para Pengelolaan yang terlibat dalam tidak tercapainya target PAD retribusi parkir ini segera diperiksa, sehingga dapat ditemukan titik permasalahan sesungguhnya,” ucap Fauzi. (Snc)